Skip to main content

Khotbah Pemuda Kristen Tentang Pergaulan - Renungan Remaja Kristen

Khotbah Pemuda Kristen Tentang Pergaulan - Renungan Remaja Kristen - Hidup seseorang banyak ditentukan oleh pergaulan masa mudanya. Hal tersebut menyadarkan kita bahwa masa muda adalah masa yang sangat krusial. 

Khotbah Pemuda Kristen Tentang Pergaulan - Renungan Remaja Kristen
Khotbah Pemuda Kristen Tentang Pergaulan - Renungan Remaja Kristen

Di satu sisi, kita tidak ingin melewatkan masa muda yang begitu indah begitu saja. Namun di sisi lain, sedikit saja menyimpang, kita bisa jatuh dan menyesal seumur hidup. 

Karena itulah, sebagai pemuda Kristen, kita harus membangun pondasi iman yang teguh agar tetap berada di jalan yang dikehendaki Tuhan, jalan yang akan membawa masa mudamu lebih bermakna dan diberkati.

Berikut ini khotbah pemuda Kristen tentang pergaulan yang bisa menjadi bahan renungan remaja Kristen menjalani kehidupan di masa muda.

Khotbah Pemuda Kristen Tentang Pergaulan 


"Melangkah Di Jalan Yang Dikehendaki Tuhan"


Amsal 22:6
Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.

Ada pepatah mengatakan : "malu bertanya sesat di jalan". Pertanyaannya, siapa yang pernah tersesat? 

...

Hampir semua kita pernah tersesat. Semakin banyak kita bepergian, risiko tersesat semakin tinggi.

Syukurlah di masa kini, kita jarang tersesat karena dimudahkan oleh kemajuan teknologi seperti Google Maps yang berfungsi sebagai penunjuk jalan. 

Sesungguhnya, kita pemuda juga sedang dalam perjalanan. Atau lebih tepatnya kita pemuda adalah orang-orang yang baru akan memulai perjalanan. 

Di masa ini kita sering mencoba hal-hal yang baru sebagai bagian dari proses mencari jati diri. Ada pemuda yang berani ada juga yang ragu-ragu dalam menjalani kehidupan. Semua hal ini akan menentukan masa depan pemuda.

Sebagai pemuda tentu kita menginginkan masa depan yang penuh harapan. Sebagai orang percaya, kita meyakini bahwa satu-satunya cara untuk meraih hal tersebut adalah dengan melangkah di jalan yang dikehendaki Tuhan.

Nah, bagaimana agar pemuda tetap di jalan yang dikehendaki Tuhan sesuai dengan tema kita saat ini?

Belajar dari Firman Tuhan. 

Firman Tuhan adalah peta penunjuk jalan agar pemuda tidak tersesat dalam menjalani kehidupan. Dalam beberapa kasus, Google Maps bisa membawa seseorang ke jalan yang salah. Firman Tuhan tidak. Bahkan dalam Alkitab pemazmur mengungkapkan bahwa: Firman-Mu (Tuhan) itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku (Mazmur 119:105).

Tantangan pemuda dalam pergaulan


Dalam kehidupan pemuda tentu tidak lepas dari yang namanya pergaulan. Hidup berteman dan memiliki sahabat adalah hal yang pasti. Namun seringkali pertemanan itu juga yang membawa kepada kehancuran. 

1 Korintus 15:33
Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik. 

Tidak sedikit pemuda hanya karena tidak ingin kehilangan temannya ikut-ikutan melakukan perbuatan yang salah. Sudah tahu kalau narkoba berbahaya namun tetap ikut-ikutan. Sudah tahu seks bebas, judi, mabuk-mabukan minuman keras, tawuran dilarang, namun karena tuntutan gaya pergaulan mau tidak mau harus ikut terlibat. 

Ada perasaan takut dan bersalah namun untuk mendapatkan pengakuan dari teman, mengubur perasaan tersebut. Pada akhirnya, pemuda jatuh dalam kesenangan sesaat yang akan membawa kehancuran di masa depan.

Hal inilah yang menjadi tantangan pemuda. 

Apakah kamu lebih memilih teman yang membawa kepada kehancuran atau tetap di jalan yang dikehendaki Tuhan? 

Hidup ini pilihan. Generasi muda penerus gereja, pilihlah yang terbaik untuk masa depanmu. 

Jangan mengambil keputusan yang mana bisa membuatmu tidak memiliki pilihan lain di masa depan. (Karena sudah terlanjur melakukan perbuatan yang harus dipertanggungjawabkan).

Amsal 13:20
Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.

Karena itulah, kita dituntut untuk selektif dalam pergaulan. Bukan untuk memilih-milih teman berdasarkan status sosial ekonomi atau sejenisnya, namun lebih kepada memilih jenis pergaulan yang membawa kepada masa depan yang lebih berpengharapan

Kita bisa berteman dengan semua orang, tapi kita tidak boleh terbawa arus melakukan yang tidak berkenan di hadapan Tuhan. 

Ini tantangan yang berat bagi pemuda sehingga sebaiknya lebih banyak menghabiskan waktu dengan mereka yang bijaksana dan memiliki hikmat yang dari pada Tuhan sehingga kita yang kurang berpengalaman karena masih muda juga menjadi bijak.

Terakhir, Mazmur 119:9 Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.

"Kita bisa saja 'kecewa' karena melakukan perbuatan baik yang menghasilkan pengkhianatan. Namun percayalah tidak ada perbuatan buruk yang pada akhirnya tidak disesali."

Semua perbuatan buruk yang tidak berkenan kepada Tuhan akan mendatangkan penyesalan, cepat atau lambat. 

Karena itulah, dalam kehidupan pemuda, kita butuh peta sehingga tidak tersesat. Kita butuh firman Tuhan sebagai pelita untuk melangkah di jalan yang dikehendaki Tuhan. 

Teman-teman pemuda yang dikasihi Tuhan, hidup ini pilihan. Tapi jangan mengambil keputusan yang bisa membuatmu tidak memiliki pilihan lain di masa depan. Namun marilah pilih jalan yang berkenan di hadapan Tuhan agar hidupmu lebih diberkati, lebih maju dan mengalami kedahsyatan Tuhan yang luar biasa.

Haleluya, Amin

Jadikanlah firman Tuhan sebagai peta yang menuntunmu di jalan yang dikehendaki-Nya. Jangan bertanya ke orang yang salah dan hindari pergaulan yang bisa menghancurkan masa depan pemuda.


Sampai di sini saja renungan pemuda Kristen dan ilustrasi yang bisa menjadi khotbah pemuda Krsiten tentang pergaulan. Mari jadilah saluran berkat bagi sesama dengan membagikan khotbah ini dan terlebih mempraktikkan firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Newest Post
Contact Us: Komentar, saran dan masukan melalui WA 085396717324 dan Gmail Lara4store@gmail.com.